021-5345830 ext 1996 / 1981 / 1827 learning@bslc.or.id

KS 6NOV15 1908

BSLC Knowledge Sharing : Personal Branding

BSLC kembali hadir dengan event Knowledge Sharing yang bertema “Personal Branding”. Event ini baru saja diadakan oleh BSLC pada Jumat, 6 November 2015 yang bertempat di ruang K3A-B, Kampus Syahdan. Acara Knowledge Sharing kali ini dibawakan oleh Kak Yeremia. Beliau merupakan CEO Brocode Barbershop, Marketing Siete Cafe, dan Program Director & Announcer 99ers Radio.

Sharing yang berdurasi sekitar satu setengah jam ini membahas mengenai hal yang secara tidak sadar sudah lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menyampaikan tentang pentingnya memiliki rasa percaya diri untuk melakukan personal branding. Menurutnya, syarat memasarkan diri kita adalah dengan rasa percaya diri.

KS 6NOV15_6710

Berikut ini ada beberapa cara memasarkan diri kita menurut Kak Yeremia, yaitu :

  1. Kita perlu mengenal diri kita sendiri terlebih dahulu
  2. Berpenampilan menarik juga merupakan hal yang menunjang untuk memasarkan diri karena orang lain dapat mengingat kita dari cara berpakaian
  3. Kita harus memiliki ciri khas atau karakter agar orang lain dapat mengingat kita dengan mudah
  4. Menurut Kak Yeremia, sosial media bukanlah yang terpenting, melainkan hanya sebagai penunjang untuk kita melakukan personal branding.

Kak Yeremia juga membahas tentang bagaimana cara kita untuk meningkatkan rasa percaya diri. Berikut ini cara yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri :

  1. Kita harus belajar berkomunikasi dengan orang baru yang belum kita kenal, kita harus berani untuk menyapa dan mengajak berkenalan
  2. Kita harus berani tampil di depan publik dan jangan merasa malu
  3. Jadilah diri sendiri dengan karakter positif.

Pada sesi tanya jawab dapat dirangkum jawaban sebagai berikut, kita harus menjadikan segala hal negatif menjadi positif.  Kita tidak boleh menyombongkan diri kita untuk melakukan personal branding, caranya adalah kita harus tahu kelebihan diri kita sendiri yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain, lalu kita bagikan kelebihan yang kita miliki itu dengan orang lain. Kita tidak boleh pelit untuk berbagi, jika ada orang yang tidak suka terhadap kita karena personal branding kita, hal yang harus kita lakukan adalah tutup telinga. Kita tidak perlu mendengarkan perkataan orang lain, karena kita tidak dapat menutup ribuan mulut, tapi telinga kita hanya dua, jadi tutuplah telinga kita dan tetap percaya diri untuk membangun personal branding yang dapat kita lakukan dengan membangun citra dan karakter yang positif yang kita miliki.

Search